Suka Foto? Cara Menata Kabin Mobil agar Peralatan Kamera di Aman
Bagi seorang fotografer, terutama yang gemar traveling atau melakukan perjalanan panjang, kabin mobil seringkali berfungsi ganda sebagai studio bergerak, markas, sekaligus ruang penyimpanan.
Membawa peralatan fotografi yang mahal dan sensitif, mulai dari body kamera, lensa tele, drone, hingga tripod, membutuhkan penataan yang tepat dan aman. Sebab, kesalahan penataan dapat menyebabkan guncangan, panas berlebih, bahkan pencurian.
Tips Menyimpan Alat Fotografi di Kabin Mobil
Berikut adalah panduan praktis untuk menata kabin kendaraan agar peralatan kamera Anda tetap aman dan siap digunakan kapan saja:
-
Prioritaskan Tas Kamera Khusus dan Hard Case
Langkah pertama dan terpenting adalah berinvestasi pada tempat penyimpanan yang tepat berikut ini:
-
Tas Kamera Backpack
Ini ideal untuk memuat body, beberapa lensa, dan aksesori kecil. Pastikan tas memiliki pembagi yang tebal dan empuk untuk meredam guncangan.
Saat diletakkan di mobil, tempatkan tas di lantai mobil di belakang kursi pengemudi atau penumpang. Lantai adalah area paling stabil dan meminimalkan pergerakan saat pengereman mendadak.
-
Hard Case (Kotak Keras)
Jika Anda membawa lensa mahal atau peralatan yang sangat sensitif (misalnya, drone atau gimbal), gunakan hard case tahan benturan dan tahan air.
Usahakan case ini dilengkapi busa foam yang sudah dipotong sesuai bentuk alat (die-cut foam). Kotak ini bisa diletakkan di bagasi, tetapi harus diapit oleh barang lain agar tidak bergeser.
-
Hindari Paparan Panas dan Sinar Matahari Langsung
Panas adalah musuh utama elektronik dan optik. Suhu tinggi di dalam mobil yang diparkir di bawah sinar matahari dapat merusak sensor kamera, menyebabkan jamur pada lensa, dan membuat baterai cepat habis.
Untuk itu, jauhkan alat dari jendela. Jangan pernah menaruh tas kamera di kursi depan, dasbor, atau rak belakang mobil di bawah kaca jendela.
Selain itu, selalu pasang penutup jendela atau sun shield saat mobil diparkir lama. Jika memungkinkan, parkir di tempat yang teduh atau parkiran beratap.
-
Manajemen Ruang dan Stabilitas
Penataan di dalam mobil harus menjamin peralatan tidak bergerak atau terlempar saat mobil bermanuver. Maka dari itu, manfaatkan ruang kosong.
Gunakan boks penyimpanan atau keranjang plastik untuk mengorganisir barang-barang pendukung (kabel, charger, baterai cadangan) di satu tempat. Boks ini bisa diikat di bagasi menggunakan jaring atau tali pengait (cargo net).
Selain itu, jangan biarkan tripod tergeletak bebas di kabin mobil. Letakkan di sepanjang bagian belakang kursi penumpang dan selipkan di bawah kepala kursi, atau ikat pada handle kursi belakang.
Beberapa mobil SUV memiliki tempat penyimpanan tersembunyi di lantai bagasi yang sempurna untuk tripod.
Kemudian selalu siapkan lap microfiber atau sikat kecil di laci mobil. Debu dan kotoran bisa terbang di kabin dan masuk ke lensa atau port kamera.
-
Pencegahan Pencurian (Smash-and-Grab)
Peralatan kamera adalah target utama pencurian. Prinsipnya, jauhkan dari pandangan orang luar dengan cara berikut:
-
Tutup dengan Selimut
Saat mobil diparkir, selalu tutup tas kamera yang ada di kursi dengan selimut, jaket, atau kain hitam agar tas tersebut terlihat seperti barang biasa.
-
Gunakan Bagasi
Jika Anda harus meninggalkan mobil untuk waktu yang lama, pindahkan semua peralatan berharga ke dalam bagasi atau tempat penyimpanan yang tidak terlihat.
Pastikan Anda melakukan ini sebelum tiba di lokasi parkir untuk menghindari perhatian orang.
-
Bawa yang Paling Penting
Jika hanya bepergian sebentar, bawa tas kecil berisi satu bodi dan satu lensa. Sisanya biarkan tersimpan aman di rumah.
Demikian beberapa tips menata peralatan fotografi yang Anda bawa di mobil. Jangan lupa untuk selalu menatanya dengan baik dan usahakan tidak terburu-buru.
Untuk tips lain seputar kabin mobil, Anda bisa cek di laman Suzuki.