Apa Benar Mobil yang Jarang Dicuci Lebih Cepat Berkarat?

Ada anggapan bahwa mobil berkarat bisa terjadi karena jarang dicuci. Hal ini membuat banyak pemilik menjadi khawatir dan ingin tahu kebenarannya demi menjaga kondisi mobilnya. Apakah Anda salah satunya?
Jika Anda juga khawatir, ulasan di bawah ini akan menjawab pertanyaan tersebut dengan singkat dan mudah dimengerti. Dengan demikian, Anda bisa merawat mobil kesayangan secara lebih mudah.
Apa Benar Mobil Berkarat Terjadi karena Jarang Dicuci?
Jadi, apakah benar mobil yang jarang dicuci bisa membuatnya berkarat? Jawabannya adalah iya. Terlebih lagi bila mobil tersebut sering digunakan. Berikut beberapa alasan mengapa mobil yang jarang dicuci bisa membuatnya berkarat.
-
Debu dan Kotoran
Bila Anda sering menggunakan mobil dalam kehidupan sehari-hari, debu dan kotoran akan mudah menempel pada beragam bagian mobil termasuk permukaan logamnya. Debu dan kotoran ini tak bisa hilang begitu saja jika tidak dicuci dengan benar.
Bila mobil tak dicuci dengan benar, maka debu dan kotoran tersebut bisa menimbulkan karat pada permukaan logam. Jika dibiarkan, maka lama-lama permukaan logam akan mengalami pengeroposan.
-
Air Hujan
Mobil memang sering digunakan saat hujan karena dapat melindungi pengemudi dan penumpang dari air yang jatuh. Jadi, badan akan tetap kering dan terjaga hingga sampai tujuan.
Namun, masalah akan muncul jika mobil dibiarkan begitu saja setelah hujan dan tidak segera dicuci. Terlebih lagi bila air hujan dibiarkan mengering karena panasnya matahari. Kondisi ini akan menimbulkan karat pada bagian logam mobil hingga pengeroposan.
-
Banjir
Banjir adalah masalah yang sering terjadi di sejumlah kota. Terkadang, Anda perlu menggunakan mobil untuk menerjang banjir. Namun setelah menerjangnya, jangan biarkan mobil begitu saja tanpa segera dicuci. Mengapa demikian?
Serupa dengan air hujan, air dari banjir juga bisa membuat mobil berkarat jika dibiarkan. Terlebih lagi bila air banjir bisa masuk ke dalam bagian bodi. Kondisi ini akan membuat mobil lebih cepat mengalami pengeroposan di berbagai bagiannya.
-
Garam
Bila Anda tinggal di sekitar pantai, maka udara yang diperoleh akan cenderung kaya akan garam. Udara seperti ini memang dipercaya bagus untuk kesehatan, namun tidak untuk mobil Anda.
Udara yang mengandung garam bisa membuat mobil lebih cepat berkarat. Oleh sebab itu, Anda perlu mencucinya dengan rajin agar garam yang terkandung dalam udara tersebut bisa mudah rontok dari bagian-bagian mobil.
-
Bahan Kimia Lain
Banyak bahan kimia yang bersifat korosif sehingga membuat mobil lebih cepat berkarat. Maka dari itu, Anda perlu segera membersihkan mobil dengan mencucinya jika terkena bahan kimia tersebut.
Pentingnya Mencuci Mobil secara Rutin
Dari ulasan sebelumnya, dapat diketahui bahwa mencuci mobil secara rutin penting untuk dilakukan agar terhindar dari masalah karat. Terlebih lagi bila mobil tersebut terpapar oleh debu, kotoran, air, udara mengandung garam, dan bahan kimia lainnya.
Bila mobil sering melewati jalan berdebu, maka cucilah minimal dua hari sekali untuk mencegah kondisi mobil berkarat. Namun saat panas, Anda bisa mencucinya satu hingga dua kali seminggu.
Lalu, bila mobil terkena air atau bahan kimia lainnya, segeralah untuk mencucinya. Di sisi lain, Anda bisa meningkatkan jadwal mencuci mobil bila tinggal di sekitar pantai.